PENGUATAN TATA KELOLA SELEKSI PAMONG KALURAHAN BERBASIS GOOD GOVERNANCE DI PONCOSARI, SRANDAKAN, KABUPATEN BANTUL
sumber: https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/4903/520522850
"Pengabdian Masyarakat"
Nany Noor Kurniyati, Hartanto\
Abstract
This community service activity aims to improve the legal understanding of the community and the selection committee in organizing the village head selection, especially in the selection of Dukuh Kukap, Poncosari
Village, Bantul Regency. The background to this activity is the still low understanding of the provisions of
Bantul Regency Regional Regulation No. 7 of 2023, which emphasizes the principles of meritocracy, transparency, and accountability in
the selection process. The methods used are
socialization and
implementation of the exam. The activity was carried out directly on April 21, 2025, involving academic elements from the Faculty of Law, Widya Mataram University, village officials, and the local community. The
main material includes the legal aspects of the village head selection, the principles of good governance, and
technical procedures for the selection exam. The evaluation results showed a significant increase in the legal
understanding of the participants, as well as the success of the orderly, objective, and acceptable selection
process for all parties. The process of submitting the
exam results openly is
an example of good village head
selection governance practices and can be replicated in other villages. This activity demonstrates the importance of synergy between regulations, local legal capacity, and collaboration between stakeholders in
realizing a professional and integrated village government.
Keywords: Bantul Regional Regulation; Community; Good Governance; Selection of Civil Servants; Village
Abstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini
bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum masyarakat dan panitia seleksi dalam penyelenggaraan seleksi pamong kalurahan, khususnya pada pemilihan
Dukuh
Kukap, Kalurahan Poncosari, Kabupaten Bantul. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya
pemahaman terhadap ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten Bantul No. 7 Tahun
2023, yang menekankan prinsip meritokrasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses seleksi. Metode
yang digunakan adalah sosialisasi
dan
pelaksanaan ujian. Kegiatan dilaksanakan secara langsung pada 21 April 2025, melibatkan unsur akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram, aparat desa, serta
masyarakat setempat. Materi utama
mencakup aspek hukum seleksi pamong, asas-asas
good
governance, dan prosedur teknis ujian seleksi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman hukum peserta, serta
keberhasilan pelaksanaan seleksi yang tertib, objektif, dan diterima semua pihak. Proses penyerahan hasil ujian secara terbuka menjadi contoh praktik tata kelola seleksi pamong yang baik dan dapat direplikasi di
desa-desa
lain. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya
sinergi antara regulasi, kapasitas hukum lokal, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan pemerintahan desa yang
profesional dan
berintegritas.
Kata Kunci: Desa; Good Governance; Masyarakat; Perda Bantul;
Seleksi Pamong; Partisipasi Masyarakat
-------------------------- isi sumber ---------- https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/4903/520522850 -----
Daftar Pustaka
Adam, et al. (2021). Pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan good governance tingkat desa di Desa Aras Kabu Deli Serdang. Pelita Masyarakat, 3(1), 34. https://doi.org/10.31289/pelitamasyarakat.v3i1.5713
Isabela, M. A. C., & Nailufar, N. N. (2025, May 2). Prinsip-prinsip good governance menurut UNDP. Kompas. Retrieved from https://nasional.kompas.com/read/2022/02/06/02000091/prinsip- prinsip-good-governance-menurut-undp
Joshi, A. (2017). Legal empowerment and social accountability: Complementary strategies toward rights-based development in health? World Development, 99, 161. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2017.07.008
KiteWorks. (2025, May 1). Regulatory compliance. Retrieved from https://www.kiteworks.com/risk- compliance-glossary/regulatory-compliance-definition/
Masyura, N. A. (2025). Peran sistem meritokrasi dalam reformasi birokrasi di Indonesia. Mendapo, 6(1), 95. https://www.online-journal.unja.ac.id/Mendapo/article/view/40185
Nain, U. (2023). Sosiologi kekuasaan desa. PT Rajagrafindo Persada.
Rahman, A., et al. (2024). Birokrasi dan kebijakan publik: Catatan konsep dan teori. LiterakataKarya Indonesia.
Solichah, I. W. (2024). Responsivitas
kepala madrasah dalam menanggapi perubahan kurikulum:
Gender dalam kepemimpinan (Unpublished master’s thesis). PASCASARJANA UIN Maulana
Malik Ibrahim, Malang.
Supriyanto, W., & Sugiyanto. (2023). Strategi lurah dalam meningkatkan kapasitas perangkat kalurahan di Kalurahan Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(9), 4008. https://doi.org/10.56799/jim.v2i9.2110
Yuliani, F. (2024). Implementasi manajemen kinerja pegawai pengelola aset pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta (Unpublished master’s thesis). Magister Ilmu Pemerintahan APMD.
Zaitul, Z., et al. (2023). Good governance in rural local administration. Administrative Sciences,13(19), 1. https://doi.org/10.3390/admsci130100191
Comments
Post a Comment